Minggu, 22 Juli 2012

Polisi Kawal Ketat Ariel "Peterpan"

Senin, 23 Juli 2012 | 11:11

BANDUNG - Nazriel Irham alias Ariel "Peterpan" akhirnya bisa menghirup udara bebas. Dia dipastikan meninggalkan Rumah Tahanan (Rutan) Kebon Waru, hari ini, Senin (23/7). Belum pasti pukul berapa Ariel bebas. Namun ada kabar, Ariel bebas pukul 00.00, Senin (23/7). Sejumlah media pun sudah menunggu di Rutan Kebon Waru.  
Bebasnya artis kasus video porno ini akan mendapat pengawalan dari Polrestabes Bandung maupun Rumah Tahanan (Rutan) Kebonwaru Bandung. Kepolisian siap melakukan pengawalan bekerja sama dengan pihak rutan untuk pengamanan Ariel, setelah sebelumnya, pengacara Ariel mengajukan permohonan untuk pengawalan saat Ariel ke luar nanti.
"Saat Ariel bebas nanti, kami akan memberikan pengawalan untuk dia (Ariel, red) seharian," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso di acara Pencanangan Gerakan Koperasi Syariah Berbasis Masjid di Gedung Dakwah, Jalan Batik Halus 25, Kota Bandung, kemarin (22/7).
Menurut Rakhman, pengawalan dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, dan berjaga di kediaman Ariel. "Dulu kan rumah Ariel pernah didemo makanya kami kawal," katanya.
Polsek Kiaracondong juga turut serta mengawal Ariel. "Kami akan mengerahkan sekitar 30 personel untuk pengawalan Ariel," ujar Kapolsek Kiaracondong Kompol Sarche Christianty. Setelah bebas, pelantun Bintang di Surga diwajibkan lapor ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung.
Menyambut kebebasan Nazriel Irham alias Ariel, sedikitnya 150 orang penggemar Ariel akan memenuhi Rutan Kebonwaru untuk menyambut idolanya itu.
"Kira-kira Sahabat Peterpan yang bakal datang lebih dari 150 orang. Antusias untuk nyambut Ariel ini sangat besar," ujar Koordinator Sahabat Peterpan Indra Permana dihubungi wartawan, kemarin (22/7).
Para fans menyambut Ariel sebagai bentuk dukungan moril. Tak hanya datang saja, mereka rencananya akan membawa spanduk-spanduk juga menyanyikan yel-yel saat Ariel keluar nanti. Spanduk yang akan dibentangkan saat Ariel keluar dari Rutan Kebonwaru di antaranya bertulisan 'Ariel Come Back'.
Namun Indra mengaku tak ada kado khusus dari para Sahabat Peterpan untuk Ariel. Ia mengatakan, kedatangan para penggemar eks vokalis Peterpan itu menunjukkan bahwa ada orang-orang yang peduli dan sangat mendukung Ariel.
Indra mengatakan, para Sahabat Peterpan telah sepakat untuk datang pada Senin (23/7). "Rencananya malam ini kami tidak akan ke Kebonwaru. Kita sudah sepakat untuk datang ke sana, Senin siang," pungkasnya.
Sementara itu, Benyo, wakil dari manajemen Peterpan, mengatakan bahwa Ariel sangat senang karena bakal bebas. Sekeluar dari Rutan Kebon Waru, sejumlah agenda sudah siap dilakoni pria 30 tahun tersebut. Mulai bertemu orang tua dan fans hingga rencana launching album sekaligus meresmikan nama baru band yang digawangi Ariel, Lukman, Uki, dan Reza itu.
Sebagai bentuk rasa syukur, Ariel juga menghelat syukuran atas kebebasan tersebut. Caranya, sore nanti Ariel dkk mengadakan buka bersama fans dan anak yatim di Grand Serela Bandung. Berdasar SMS yang tersebar ke media, manajemen mengatakan bahwa acara di Grand Serela itu sekaligus bakal menjadi ajang konferensi pers.   
Benyo menambahkan, setelah ini Ariel cs bakal langsung tancap gas untuk come back ke dunia hiburan. Maklum, band yang berdiri pada 1997 itu sudah menyiapkan materi lagu dua tahun lalu. "Semuanya sudah beres. Tinggal launching saja," imbuhnya.
Benyo juga mengatakan, sebelum meninggalkan rutan, Ariel sempat membagi-bagikan barangnya ke penghuni penjara lain. Mulai pakaian hingga barang hasil pahatan selama dia mengikuti pelatihan. Benyo mengungkapkan, empat atau lima dus pakaian dia sumbangkan.
Terpisah, Karutan Kebon Waru Joko Pitoyo menyatakan kesiapan mengantisipasi membeludaknya massa. Pihaknya sigap dengan melakukan koordinasi dengan aparat keamanan. Meski demikian, dia memastikan tidak ada yang diistimewakan dalam pembebasan Ariel. "Tidak ada yang istimewa, tapi statusnya yang artis pasti menarik banyak fans," tandasnya.
Ariel, kata Joko, harus menjalani beberapa prosedur. Pertama, dia akan menuju Kantor Kejaksaan Negeri Bandung, lantas ke Balai Pemasyarakatan Bandung. Ariel juga akan mendapat bimbingan serta pengetahuan tentang rambu-rambu yang harus dia jalani hingga masa tahanannya usai.
Sementara itu, desakan agar kasus video porno yang melibatkan Cut Tari dan Luna Maya dituntaskan terus berdatangan. Salah satunya dari Front Pembela Islam (FPI). "Polisi sudah benar, harus dituntaskan," kata Ketua DPD FPI Jakarta Habib Salim Alatas, kemarin.
Menurut Habib Salim, kedua artis cantik itu harus dibawa ke pengadilan. "Ariel sudah menjalani hukuman. Nah, tentu mereka juga harus diadili," ujarnya. Meski begitu, FPI Jakarta tak akan melakukan aksi apa pun terkait dengan kasus tersebut. "Itu urusan polisi saja," ucapnya.
Seperti diketahui, meski sudah berjalan dua tahun, kasus itu ternyata masih diproses hukum. Polisi mengaku, penyidikan kasus tersebut sudah tuntas di level penyidik namun oleh kejaksaan belum dinyatakan P-21 atau lengkap.
Cut Tari dan Luna Maya pernah ditahan di Bareskrim Polri. Namun, akhirnya mereka hanya dikenai wajib lapor. Dalam berkas awal, mereka dijerat dengan UU Pornografi, KUHP, dan UU Darurat 1951.
Sumber Jawa Pos (induk Jambi Independent) di Bareskrim menjelaskan, kasus Cut Tari dan Luna Maya mengambang karena lokasi perekaman video belum bisa dibuktikan. "Namun, seharusnya dengan dua alat bukti, yakni pengakuan dan video, saja bisa dibawa ke pengadilan. Namun menurut jaksa, itu tidak cukup," katanya. 
Gaun atau baju tidur Cut Tari yang digunakan dalam adegan dengan Ariel juga belum dapat ditemukan penyidik. "Ini juga membuat jaksa menyatakan belum lengkap," tambahnya. Cut Tari maupun pengacaranya, Hotman Paris Hutapea, belum bisa dimintai komentar hingga tadi malam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar