Kamis, 09 Agustus 2012

detikcom * detikcom Home * Basket * MotoGP * F1 * Raket * Sepakbola * Sport Lain * Foto * Video * LiveScore * Indeks * Live Race * Interaktif * Siaran Langsung * Jadwal Perlombaan * Klasemen * Olimpiade London 2012 * detikSport * Artikel Sejarah Baru Atlet Perempuan di Olimpiade 2012 Doni Wahyudi - detiksport Kamis, 09/08/2012 03:06 WIB Sarah Attar (Getty Images) Jakarta - Olimpiade 2012 menjadi kesempatan atlet perempuan menunjukkan kalau mereka juga bagian penting dalam gelaran olahraga akbar itu. Untuk kali pertama, seluruh negara peserta Olimpiade diperkuat atlet perempuan. Setidaknya ada atlet satu wanita dalam seluruh negara peserta Olimpiade adalah sebuah sejarah baru buat event empat tahunan tersebut. Bahkan beberapa negara Arab yang sebelumnya terkenal ketat dengan aturan soal keterlibatan perempuan dalam beragam aktivitas ikut menurunkan atletnya. Arab Saudi punya dua atlet perempuan yang berlaga di Olimpiade 2012 ini. Mereka adalah Wojdan Shaherkani yang berlaga di cabang judo serta Sarah Attar di cabang olahraga atletik. Iran yang dikenal sangat konservatif malah punya enam atlet perempuan di dalam rombongan kontingennya. Kejutan juga terjadi di tim Amerika Serikat, di mana jumlah atlet perempuan lebih banyak dibanding atlet laki-laki. Dikutip dari The Baltimor Sun, jumlah atlet perempuan AS berjumlah 268 sementara jumlah atlet laki-laki adalah 261. Kondisi tersebut terjadi karena kegagalan tim sepakbola AS lolos ke putaran final Olimpiade. Kanada dan Rusia juga menjadi negara yang jumlah atlet perempuannya lebih banyak dibandoing atlet pria. Inggris Raya adalah negara yang merasakan betapa atlet perempuan mereka bisa berkontribusi besar dalam sukses merebut banyak medali. Jika di Atlanta 1996 cuma satu atlet perempuan yang menyumbang medali, di tahun ini ada 14 atlet yang melakukan hal tersebut.


Jakarta - Sosok Ariel, Lukman, Uki, Reza, Andhika dan Indra sebelumnya hanyalah seorang pemuda biasa asal Bandung yang mencoba menekuni hobi bermain musik. Namun, sukses Peterpan mengubah hidup mereka dalam sekejap.

Nasib mereka berubah saat hits 'Mimpi yang Sempurna' laku di pasaran. Tak ayal, Ariel Cs yang saat itu masih memakai nama Peterpan mulai mengibarkan sayapnya di blantika musik Indonesia.

Album mereka mulai dari 'Taman Langit' hingga 'Alexandria' pun memuncaki tangga lagu di Tanah Air. Peterpan pun menikmati kesuksesan mereka.

Sebagai 'anak band' baru, mereka pun sempat terlena oleh kesuksesan. Dalam buku 'Kisah Lainnya' yang ditulis Ariel selama dipenjara, pernah ada personel Peterpan yang membayar rokok satu bungkus dengan uang seratus ribu. Duh!

Untungnya hal itu tak berlangsung lama. Ariel Cs pun kembali ke jalur yang benar. Mereka mulai menata hidup masing-masing menjadi 'anak band baik-baik'.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar